Infografis
Hasil Pengawasan Penyerahan Antibiotik di Apotek
Hasil pengawasan BPOM menunjukkan bahwa praktik penyerahan antibiotik tanpa resep dokter masih sangat tinggi. Di Provinsi Sumatera Barat, sebanyak 87,5% Apotek yang diperiksa masih menyerahkan antibiotik tanpa resep dokter. Selain itu, persentase kehadiran Apoteker di Apotek pada saat jam operasional baru mencapai 31,25%. Kondisi yang sama juga ditemukan di wilayah kerja Balai POM di Sijunjung yang meliputi Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, dan Kota Sawahlunto. Hasil pengawasan menunjukkan bahwa 100% Apotek yang diperiksa masih menyerahkan antibiotik tanpa resep dokter. Sementara itu, persentase kehadiran Apoteker di Apotek pada saat jam operasional hanya 20%. Antibiotik tanpa resep paling banyak diberikan kepada masyarakat dan bidan, dengan jenis antibiotik yang paling sering diserahkan yaitu Amoksisilin, Ampisilin, dan Neomisin. Yuk, bersama-sama cegah resistensi antimikroba dengan menerapkan 4T: ✅ Tidak membeli antimikroba tanpa resep dokter. ✅ Teruskan konsumsi antimikroba hingga habis sesuai resep, meskipun gejala sudah membaik. ✅ Tidak membuang antimikroba yang rusak atau kedaluwarsa sembarangan. ✅ Tegur dan laporkan apabila menemukan penjualan antibiotik tanpa resep dokter. Penggunaan antibiotik yang bijak bukan hanya melindungi kesehatan diri sendiri, tetapi juga menjaga efektivitas antibiotik bagi generasi mendatang. Mari menjadi bagian dari upaya melawan resistensi antimikroba
Pengelolaan Konflik Kepentingan
Peraturan BPOM Nomor 10 Tahun 2026 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan
Ketahui Kriteria Sebelum Mengurus Izin Edar
FROZEN FOOD BOLEH SPP-IRT?
PROGRAM SEJUTA VAKSIN HPV
Dalam rangka mendukung upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), pendaftaran Program Sejuta Vaksin HPV masih dibuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), keluarga ASN, serta masyarakat umum berusia 15–60 tahun. Program vaksinasi ini merupakan salah satu langkah preventif untuk meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah berbagai penyakit dan kanker yang berkaitan dengan infeksi HPV. Peserta dapat mengikuti vaksinasi dengan biaya sebesar Rp290.000 per orang. Pelaksanaan vaksinasi akan diselenggarakan pada: Hari/Tanggal: Kamis, 2 Juli 2026 Waktu: Pukul 09.00 WIB sampai selesai Tempat: Puskesmas Gambok, Jl. Jend. Sudirman No. 17, Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat 27511 Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran dengan memindai QR Code pada poster kegiatan atau melalui laman pendaftaran berikut: korpri.vaxnet.id Mari manfaatkan kesempatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan diri dan keluarga. Dengan vaksinasi HPV, kita turut mengambil langkah penting dalam upaya pencegahan kanker dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif. Perempuan Sehat, Perempuan Berdaya