Bukan Pasar Tradisional Biasa! Pasar Inpres Muaro Meraih Penghargaan di Ajang Germas SAPA 2026

20-10-2026 Umum Dilihat 7 kali

Pasar Inpres Muaro Kabupaten Sijunjung sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Pasar rakyat kebanggaan masyarakat Ranah Lansek Manih ini berhasil memboyong penghargaan bergengsi sebagai Terbaik 3 Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Regional Barat dalam ajang Lomba Germas SAPA Badan POM Tahun 2026. Penganugerahan penghargaan tersebut diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (20/10/2026) diserahkan langsung oleh Kepala Badan POM RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph. D dan diterima oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Capaian membanggakan ini merupakan buah manis dari komitmen, kerja keras, serta sinergi lintas sektor yang terjalin erat antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung, Balai POM di Sijunjung, para pengelola pasar, kader pasar hingga kesadaran para pedagang dan masyarakat setempat.

Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) merupakan strategi nasional yang digagas Badan POM untuk memastikan bahan pangan yang diperjualbelikan di pasar rakyat bebas dari bahan-bahan berbahaya yang sering disalahgunakan, seperti boraks, formalin, serta pewarna tekstil (Rhodamin B dan Methanil Yellow).

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Bupati Sijunjung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan rantai pangan yang aman di daerah. Menurutnya, pasar rakyat bukan sekadar tempat bertransaksi ekonomi, melainkan benteng utama dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.

"Pasar yang bersih, higienis, dan terbebas dari bahan berbahaya adalah fondasi penting dalam melindungi kesehatan keluarga. Dari pangan yang aman dan bergizi inilah, kita dapat mencetak generasi masa depan yang sehat, kuat, serta terbebas dari ancaman stunting" ujar Bupati Benny.
Keberhasilan Pasar Inpres Muaro menembus tiga besar di tingkat Regional Barat tidak lepas dari serangkaian intervensi intensif yang dilakukan secara konsisten. Langkah tersebut meliputi pengujian rutin (rapid test) terhadap sampel makanan secara berkala, pelatihan pengawasan bagi petugas pasar dan kader pasar, hingga edukasi secara langsung kepada pedagang dan konsumen mengenai pentingnya memilah pangan yang aman melalui prinsip Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa).

Pada tahun 2025, Pasar Inpres Muaro menjadi lokus program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas oleh Balai POM di Sijunjung. Seluruh tahapan pendampingan telah dilalui, mulai dari bimbingan teknis untuk kader pasar, sosialisasi keamanan pangan di pasar, pengujian bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan (rapid test) dan pengawasan Cek KLIK pada pangan olahan. Program ini juga telah direplikasi untuk diterapkan di Pasar Sijunjung, ucap Kepala Balai POM di Sijunjung, Putra Gusrianto. 

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama Balai POM di Sijunjung berkomitmen untuk terus mempertahankan dan memperluas replikasi program pasar aman ke pasar-pasar rakyat lainnya di wilayah Sijunjung. Langkah ini diharapkan dapat makin meningkatkan daya saing pasar tradisional sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam berbelanja.

Sarana