Selasa (26052026), Balai POM di Sijunjung menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Farmakovigilans KTD/ESO Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pengawasan obat post-market melalui pelaporan efek samping obat oleh tenaga kesehatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Kepala Puskesmas, serta PIC e-MESO pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sijunjung. Selain itu, kegiatan juga dilaksanakan secara daring untuk menjangkau lebih banyak peserta dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sijunjung.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya Monitoring Efek Samping Obat (MESO) serta peran aktif fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung sistem farmakovigilans di Indonesia. Pelaporan yang tepat, cepat, dan berkesinambungan menjadi kunci dalam mendeteksi potensi risiko penggunaan obat lebih dini demi melindungi masyarakat.
Balai POM di Sijunjung terus berkomitmen mendorong penggunaan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat melalui kolaborasi bersama tenaga kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Farmakovigilans KTD/ESO Tahun 2026
26-05-2026 Umum Dilihat 41 kali