Loka POM di Kabupaten Sijunjung menjadi tuan rumah dua kegiatan penting yang dihadiri oleh Plt. Deputi Bidang Pengawasan Obat NPPZA, Direktur Pengawasan Distribusi dan Pelayanan ONPP, serta pimpinan Balai Besar POM di Padang dan Balai POM Payakumbuh.
Kegiatan pertama adalah pembahasan Strategi Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba 2025–2029 yang dilaksanakan secara hybrid, diikuti seluruh UPT BPOM se-Indonesia. Salah satu fokus utama adalah pencegahan penyerahan antibiotik tanpa resep dokter, yang menjadi tantangan serius dalam pengendalian resistensi antimikroba.
Melalui sinergi dan koordinasi lintas sektor, diharapkan upaya pengawasan di lapangan semakin efektif dalam menekan penyalahgunaan antimikroba.
Kegiatan kedua berupa pembinaan UPT BPOM wilayah Sumatera Barat yang bertujuan meningkatkan kinerja dan motivasi pegawai dalam pengawasan obat dan makanan.