Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pelaku Usaha IRTP se Kabupaten Sijunjung

17-09-2026 Umum Dilihat 27 kali

Balai POM di Sijunjung hadir sebagai Narasumber pada Bimbingan Teknis Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) se-Kabupaten Sijunjung pada tanggal 16–17 September 2026 bertempat di Balairung Lansek Manih. Kegiatan yang diikuti oleh 72 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran para pelaku usaha terhadap standar keamanan dan mutu pangan.

Pelaksanaan kegiatan strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sijunjung, Bapak Iraddatillah. Penyelenggaraan bimbingan teknis ini merupakan wujud nyata dukungan serta komitmen Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam mendorong peningkatan mutu keamanan pangan sekaligus memperkuat daya saing sektor UMKM di daerah.

Dalam rangka memperkuat sinergi pengawasan dan pembinaan, Balai POM di Sijunjung turut hadir dan berperan aktif sebagai narasumber. Paparan materi utama mengenai pentingnya standar keamanan serta mutu pangan disampaikan secara langsung oleh Kepala Balai POM di Sijunjung, Bapak Putra Gusrianto, Apt., M.A.B.

Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang meliputi:

  • Regulasi pangan dan SPP-IRT.

  • Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPOB-IRT).

  • Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP).

  • Ketentuan pencantuman Label Pangan Olahan yang benar.

  • Sosialisasi Inovasi SILOKEK (Siap Layani Dengan Optimal untuk UMKM Kreatif) sebagai bentuk pendampingan aktif kepada UMKM dalam memenuhi persyaratan administrasi dan memperoleh izin edar BPOM.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Balai POM berharap para pelaku UMKM dapat konsisten menerapkan prinsip keamanan pangan di setiap tahapan produksi serta mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Langkah ini diyakini mampu menghasilkan produk pangan lokal yang aman, bermutu tinggi, serta berdaya saing guna melindungi kesehatan masyarakat luas.

Sarana